Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Acara Yudisium Periode I, 517 Mahasiswa Resmi Dinyatakan Lulus
Berita Utama

Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Acara Yudisium Periode I, 517 Mahasiswa Resmi Dinyatakan Lulus

calendar_today 28 February 2026
person Oleh: admin
Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Acara Yudisium Periode I, 517 Mahasiswa Resmi Dinyatakan Lulus
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru gelar Acara Yudisium dan Sumpah Profesi Periode I Tahun 2026 pada Kamis, 26/02/2026. Kegiatan ini diikuti oleh 517 mahasiswa yang terdiri dari Program Studi Profesi Ners (213 mahasiswa), Program Studi S1 Keperawatan (284 mahasiswa), Program Studi D3 Keperawatan (6 mahasiswa), Program Studi Profesi Bidan (10 mahasiswa) dan Program Studi D3 Kebidanan (4 mahasiswa). Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru menyebut bahwa yudisium merupakan bagian akhir dari kegiatan akademik yang menentukan kelulusan dan nilai mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik. “Oleh karena itu, acara yudisium ini merupakan agenda yang paling penting bagi mahasiswa karena merupakan momen pengukuhan kelulusan bapak/ibu semua serta pengambilan sumpah profesi,” katanya Kamis, (26/02/2026). “Pada kesempatan ini, izinkan kami mengucapkan selamat dan sukses kepada peserta yudisium dan pengambilan sumpah profesi. Kami harap hasil yang bapak/ibu dan saudara sudah peroleh menjadi berkah untuk memperluas manfaat ilmu dengan nilai etika dan soft skill yang baik sekaligus merupakan tanggung jawab yang siap diabdikan kepada masyarakat,” tambahnya. Sementara itu menurut Ketua LLDikti Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes acara yudisium ini bukan hanya sekedar ceremonial administratif tetapi merupakan penegasan capaian akademik, peneguhan kompetensi dan pengukuhan tanggung jawab moral sebagai insan yang terdidik dan terpelajar. “Sumpah ini bukan sekedar kalimat formalitas, melainkan kontrak spiritual saudara dengan tuhan,” ujarnya pada Kamis, (26/02/2026). “Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa empati dan sentuhan kemanusiaan yang tulus,” harapnya.