Guna Memastikan SPMI Berjalan Efektif, LPMI Ikes Payung Negeri Pekanbaru Lakukan Tinjauan Manajemen
Berita Utama

Guna Memastikan SPMI Berjalan Efektif, LPMI Ikes Payung Negeri Pekanbaru Lakukan Tinjauan Manajemen

calendar_today 09 March 2026
person Oleh: admin
Guna Memastikan SPMI Berjalan Efektif, LPMI Ikes Payung Negeri Pekanbaru Lakukan Tinjauan Manajemen

Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) Ikes Payung Negeri Pekanbaru lakukan tinjauan manajemen pada Selasa, 03/03/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung A Ikes Payung Negeri Pekanbaru. Ketua LPMI Ikes Payung Negeri Pekanbaru Ns. Eka Malfasari, M.Kep.,Sp.Kep.J menyebut kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan secara efektif, konsisten, dan berkelanjutan. "Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi pimpinan dan pengelola untuk meninjau kembali capaian kinerja institusi, mengevaluasi hasil Audit Mutu Internal (AMI), serta memastikan bahwa siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) telah diimplementasikan secara optimal," jelasnya pada Selasa, (03/03/2026). Adapun fokus utama dari kegiatan ini adalah meninjau hasil Audit Mutu Internal (AMI) beserta tindak lanjutnya, pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL), efektivitas proses pembelajaran, kinerja dosen dan tenaga kependidikan, dukungan sarana dan prasarana, serta tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik dan administrasi. "Selain itu, kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi perhatian, terutama dalam memastikan luaran tridharma terdokumentasi dan terukur dengan baik," ujarnya. Menurutnya, tanpa kegiatan ini, temuan audit dan hasil monitoring berpotensi tidak ditindaklanjuti secara terarah. "Oleh karena itu, tinjauan manajemen memastikan bahwa setiap ketidaksesuaian (KTS) maupun rekomendasi perbaikan ditetapkan rencana tindak lanjutnya secara jelas, terukur, dan memiliki penanggung jawab," tambahnya. "Secara strategis, kegiatan ini memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi akreditasi dan memastikan bahwa peningkatan mutu tidak bersifat reaktif, melainkan direncanakan secara berkelanjutan," tambahnya. Ia berharap dampak dari tinjauan manajemen ini mampu mendorong peningkatan mutu akademik dan pelayanan secara nyata. "Keputusan yang dihasilkan menjadi dasar perbaikan kurikulum, penguatan sistem evaluasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dosen, serta optimalisasi layanan administrasi kepada mahasiswa," ucapnya.